Kilasriau.com - Selama menjabat PJ Bupati Tebo, H.Aspan disebut tidak pernah memegang ponsel, sehingga banyak kalangan yang mengeluhkan. Hal tersebut, mulai dari jajaran forkompinda, legislatif, tokoh masyarakat dan orang orang yang ingin berkomunikasi kepadanya.
Hal ini turut disayangkan Himpunan Mahasiswa Tebo (Himaste) Jambi, menurut Himaste, sikap tertutup PJ Bupati Tebo ini sangat jauh dari cita cita reformasi dan semangat kebersamaan dalam membangun daerah.
"Bayangkan, baru jadi PJ saja sudah menutup diri dari publik, apalagi jadi Bupati defenitif, harusnya pak Aspan belajar dengan para menteri, Gubernur, dan para Bupati yang ada di propinsi Jambi, semua pegang hp, kita saja bisa tlp Gubenur dan beberapa Bupati lain, ini sejak menjabat PJ Bupati Tebo, pak Aspan tidak pernah pegang ponsel, kalo tak mau urus masyarakat jangan jadi PJ Bupati" ungkap ketua Himaste Jambi, EI Gita Utama.
Ei Gita juga curiga, ada motif tidak baik dengan sikap PJ Bupati Tebo yang susah diajak komunikasi langsung.
"Terkadang, sikap ajudan juga dinilai kurang koperatif, hal ini banyak yang menyampaikan kepada saya, PJ Bupati itu jabatan publik, milik masyarakat, bukan milik keluarga, jadi kami minta kepada PJ kalau tidak sanggup ngurus Tebo silahkan mundur" tambah Ei lagi.